lagi sial,,, Cape cape maling ko dapat Laptop Ruksak

Aksi pencurian yang terjadi di Sekretariat DPRD Bulungan dengan cara mencongkel jendela pada Sabtu (11/6) lalu, satu unit laptop yang sempat dibawa kabur ternyata sudah rusak.Promo Laptop Cek di samsabit.com Informasi yang dihimpun media ini, bahwa pelaku pembobolan Sekretariat DPRD Bulungan, tepatnya di ruang keuangan sekira pukul 19.00 Wita dan sempat diketahui saat salah seorang satpam Sekretariat DPRD Bulungan ketika sedang melakukan ronda malam. Disini Jual Laptop murah

Bahkan, satpam sempat melihat pelaku tersebut kabur dengan menggunakan kendaraan roda dua bersama rekannya dan membawa sebuah laptop bermerek Sony Vaio berukuran 14 inci dan merupakan inventaris kantor. Dinisi Jual Laptop murah

Saat dikonfirmasi kepada Ketua DPRD Bulungan, Syarwani membenarkan hal itu. Jual laptop

Dikatakannya terkait kejadian itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) sudah melaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian dan saat ini sudah masuk tahap penyelidikan polisi. Discount bag laptop“Yang hilang itu laptop. Bunga-bunga di sekitar itu rusak, kunci jendela juga rusak karena dicongkel,” jelas Syarwani saat ditemui di Kantor DPRD Bulungan, Senin (13/6). Promo handphone murah

Sebenarnya, kata politikus Golkar ini, semua ruangan memiliki CCTV. Bukan hanya di dalam ruangan saja, tetapi di luar ruangan juga dipantau. CCTV tersebut bekerja selama 24 jam, termasuk di ruang keuangan.

Berbagai aksesoris juga ada “Tapi sebagian besar memang ada yang sudah rusak, dan pelaku itu lewat di belakang tembok dekat kuburan. Kalau di depan kan otomatis ketahuan karena ada petugas,” sebutnya. Promo jam tangan

Dari segi keamanan, menurutnya sudah maksimal walaupun hanya satpam dan hansip. Tetapi, hal itu dinilainya sudah maksimal. Kemungkinan ada saat tertentu dan sudah dipelajari, bahkan dimonitor oleh pelaku. “Mungkin sudah dimonitor jam-jam tertentu yang pengawasannya berkurang,” ungkapnya. Discount Jam Tangan Wanita

Lanjutnya, jika sebelumnya juga pernah terjadi kemalingan, namun tidak sampai dilaporkan ke pihak kepolisian. Bahkan, saat itu CCTV bekerja dengan baik, namun pelaku menutup CCTV tersebut dengan benda. “Kalau sudah monitornya ditutup tidak bisa apa-apa lagi, meskipun dia menyala. Saat itu keran air yang dicuri,” jelasnya. “Mudahan secepatnya bisa terungkap, bisa didapat siapa pelakunya sesuai prosedur,” lanjutnya.

Cek harga Jam tangan pria

Di samping itu, hal ini juga menjadi satu catatan untuk semua staf yang berada di DPRD Bulungan dalam rangka untuk memaksimalkan pengawasan penjagaan, termasuk keberadaan para petugas, baik yang piket malam atau siang hari. Berbagai Pilihan fasion untuk lengkapi penampilanmu

“Tapi saya yakin, di sini (DPRD, Red) mau itu hari libur atau apa dia tetap ada petugas, siang atau malam apalagi. Cuma, karena arahnya dari belakang, mungkin yang tidak selalu terpantau. Tapi rumah saja kadang-kadang yang tingkat pengamanannya bagus bisa saja terjadi pembobolan, apalagi kantor,” pungkasnya.Jika sebelumnya hanya melakukan pencurian ayam dan burung, kini pelaku pencurian bernama Muhammad Ali alias Ali (33), warga Jalan Sumber Sari, RT 22, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan, naik satu tingkat dengan melakukan pencurian tiga handphone. Aksi nekat ini dilakukannya seorang diri pada Minggu (24/4) dini hari. Kejadian bermula sekira pukul 03.00 Wita. Ali yang kesehariannya bekerja sebagai buruh di Pasar Inpres Sepinggan ini, mengendap-endap masuk ke kamar indekos di kawasan Jalan Marsma Iswahyudi, RT 22, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan. Mendapat celah, ayah satu anak ini masuk ke kamar indekos korban yang diketahui milik Taufik Hidayat yang saat itu pintunya terbuka. Tanpa pikir panjang, Ali langsung merangsek masuk dan mengambil handphone. Padahal, saat itu korban berada di sampingnya, tengah tertidur pulas.”Saya mau berangkat ke pasar, lewati kosnya. Saya lihat kamarnya terbuka, saya masuk aja, langsung ambil HP yang ada di lantai,” aku Ali, saat menjalani pemeriksaan, Selasa (26/4).Setelah mendapatkan barang curiannya, Ali kemudian menjual salah satu handphoneitu kepada seseorang. Namun demikian, pria kelahiran Balikpapan, 28 November 1983 ini berhasil dibekuk petugas Polsek Balikpapan Selatan setelah korban melaporkan kejadian tersebut. Tidak kalah cerdik, korban bersama petugas, kemudian melacak keberadaan handphone merek BlackBerry dengan meng-invite ulang pin. Dengan mudah, petugas mengamankan pelaku berinsial IS (19) yang diduga menjadi penadah barang curian. Berdasarkan keterangan IS, handphone tersebut ia beli dari Ali. Petugas pun kembali melakukan penyelidikan. Tidak membutuhkan waktu lama, petugas berpakaian preman, berhasil mengendus pelaku yang tengah sibuk bekerja sebagai buruh di Pasar Inpres Sepinggan. Tanpa perlawanan, pria yang pernah bekerja sebagai sekuriti ini diciduk petugas. Dalam proses pengembangan, petugas meminta menunjukkan barang bukti lainnya. Tak berdaya, Ali pun menunjukkan barang bukti hasil kejahatan lainnya yang disimpan di rumahnya. Sekira pukul 14.30 Wita, bersama Ketua RT 22 Suriansyah, petugas menggeledah kamar milik Ali. Di situ, petugas mengamankan satu unit iPad dan sangkur. Setelah mendapatkan barang bukti tambahan, pelaku dikeler ke Mapolsek Balikpapan Selatan untuk diperiksa. Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Nina Ike Herawati mengungkapkan, bahwa tersangka sudah meresahkan masyarakat. “Bukan kali pertama tersangka melakukan pencurian, namun sudah berkali-kali. Pernah pada sekitar 2014, pelaku juga melakukan hal yang sama,” beber Nina. Saat ini tersangka mendekam di Polsek Balikpapan Selatan. Ia dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *