Harga daging meroket tinggi di Medan.

Harga daging meroket tinggi di Medan.

Tak tanggung, penjual daging menjualnya seharga Rp140 ribu per kilogramnya. ironsteelcenter.com

Gubernur Sumut, T Erry Nuradi mengakui kaget ketika mengetahui harga daging di pasar tradisional lebih mahal, daripada pasar modern. Menurut Erry, itu terjadi karena permintaan tinggi dari masyarakat. harga besi beton Sni Ulir Polos

“Harga barang-barang kondisinya stabil kecuali daging dan gula,” aku T Erry kepada Sumut Pos usai salat idul fitri 1437 Hijriah di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (6/7). harga besi hollow

Terkait mahalnya harga daging, mantan Bupati Serdangbedagai ini meminta kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk turun ke lapangan. Tujuannya, untuk melakukan operasi pasar. harga besi cnp

“Karena daging itu bicara komoditi, harga besi unp maka bicaranya supply demain. Jadi kalau supply sedikit, kebutuhan banyak, pasti (harga) naik. Pedagang jangan melakukan spekulasi. harga wiremesh  Selain itu, kalau hal-hal ada gejolak kenaikan harga, maka Bulog sebagai salah satu instrumen  harga besi wf pemerintah untuk stabilkan harga, itu bisa turun melakukan operasi pasar,” tandasnya. harga besi h beam

Menyikapi aksi teror di Mapolresta Solo dan Madinah, T Erry meminta agar personel Kepolisian Daerah (Polda) Sumut untuk terus siaga dan meningkatkan patroli di sejumlah tempat yang dapat memungkinkan terjadinya aksi teror. harga Plat besi

“Adanya teror bom, tetap harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya kegiatan teror yang dilakukan oleh orang-orang tertentu. Oleh karena itu, pihak kepolisian harus melakukan siaga dan patroli. Kepada masyarakat, kami himbau hati-hati, tidak boleh lalai terhadap kelompok-kelompok tertentu yang ingin sengaja mengacaukan daerah maupun negara kita. Saya harap di Sumut aman. Hingga kini belum dapat laporan tentang ancaman teror,” pungkasnya. (ted/gus). Harga pipa besi

Bersamaan dengan keramaian pasar menjelang hari raya Lebaran Idul Fitri 1437 H, harga daging sapi dan kacang mete di Kabupaten Wonogiri melonjak secara signifikan. Harga daging sapi menjadi Rp 120 ribu dan kacang mete Rp 145 ribu per kilogramnya. harga besi siku

Meski harga melonjak, tapi pembelinya sangat ramai. Di los penjualan daging sapi lantai bawah Pasar Induk Kota Wonogiri, terlihat antrean orang membeli daging sapi. Ny Narti dan Suwarti, yang berjualan daging sapi di los nomor: 5, menyatakan, harga daging sapi kini naik menjadi Rp 120 ribu/Kg. Untuk tulang iga dan bagian ekor yang mengandung daging, dijual per kilogram Rp 70 ribu. harga Plat besi kapal

Harga daging sapi ini, terhitung naik Rp 10 ribu/Kg, dibandingkan dengan harga di awal dan pertengahan Bulan Ramadan lalu. ”Kalau hati sapi harganya Rp 80 ribu per kilogramnya,” ujar Ny Marni yang berjualan di seberang timurnya. Untuk daging kambing per kilogram Rp 100 ribu, dan harga balungan kambing untuk bahan tengkleng harganya Rp 50 ribu/Kg. Harga bondek

Ny Marni, mengatakan, membeli daging sapi untuk digiling sebagai bahan pembuatan bakso. ”Untuk suguhan famili yang pulang mudik, ini saya masakah bakso,” jelasnya. Banyak warga yang membeli daging sapi untuk membuat bakso. Ini menjadikan kios-kios rumah gilingan daging yang ada di kompleks Pasar Induk Kota Wonogiri, ramai dan harus antre ketika menggilingan daging. Harga baja ringan

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Diperindagkop) Wonogiri, Guruh Santosa, menyatakan, kenaikan harga pada komnoditas daging tersebut, dinilai masih dalam batas kewajaran. ”Karena memang menjadi gejala tahunan, setiap menjelang lebaran, harga daging selalu naik seperti itu,” ujarnya sembari menyebutkan Wonogiri tidak mendapatkan jatah daging murah dari pemerintah. Harga spandek
Daging Ayam

Ny Hadi Mariyem, penjual daging ayam, menyatakan, ada kenaikan harga jual daging ayam. Untuk ayam ras harganya naik dari semula Rp 32 ribu menjadi Rp 38 ribu/Kg. Kemudian ayam kampung, kini harganya Rp 65 ribu/Kg. Banyak pembeli daging ayam dalam persiapan membuat menu masakan opor sebagai lauk lontong dan kupat. Harga stainless steel

Di Pasar Induk Kota Wonogiri, kini juga banyak bermunculan orang menjual selongsong ketupat dari bahan janur kuning. Marimin, yang sehari-hari biasa jualan tahu kupat kelilingan, kini banting stir berjualan selongsong ketupat. Dia membeli janur, dan kemudian dianyam untuk dijual dalam wujud selongsong ketupat.

Bahan janur dia beli Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per papah. Ketika sudah jadi selongsong ketupat, per 10 biji dijual dengan harga Rp 8 ribu. ”Kalau yang ukuran agak kecil Rp 7,5 ribu per sepuluh longsong ketupat,” ujar Marimin. Marimin, memprediksikan penjualan longsong ketupat akan semakin ramai dan puncaknya jatuh pada hari H lebaran.

Ny Siswanti, menuturkan, senang membeli longsong ketupat, karena tidak dapat menganyam sendiri. ”Orang serumah tidak ada yang dapat menganyam ketupat,” tuturnya. Karena itu, tambahnya, saya pilih membeli selongsong ketupat yang telah dianyam. Tinggal nanti dimasuki beras untuk ditanak.

Harga kacang mete (chasew kernel), juga ikut melonjak di saat menjelang hari raya Lebaran Idul Fitri ini. Di kios penjualan mete Darmo Putra yang berada di deret depan Pasar Induk Kota Wonogiri, kacang mete super yang sudah masak (digoreng) dijual Rp 145 ribu/Kg. Harga ini, terhitung naik Rp 5 ribu/Kg dibanding ketika awal Bulan Puasa lalu. Untuk yang kualitasnya tidak super, harganya Rp 140 ribu/Kg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *